Sejarah Program Magister Pembangunan Wilayah dan Pedesaan
Program Studi Magister Pembangunan Wilayah dan Pedesaan (PWD) Universitas Andalas didirikan pada tahun 1985 sebagai salah satu program multidisiplin pertama di lingkungan Pascasarjana UNAND. Sejak awal pendiriannya, prodi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan akan sumber daya manusia yang mampu memahami dan menganalisis berbagai persoalan pembangunan di wilayah dan pedesaan, khususnya di kawasan Sumatera. Pada tahun 1992, status Pascasarjana UNAND menjadi otonom melalui SK Dirjen Dikti Nomor 476, 478, 480, dan 481/KEP/1992 yang semakin memperkuat tata kelola dan pengembangan akademik prodi. Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan dinamika pembangunan daerah, kurikulum PWD terus disempurnakan dengan mengintegrasikan kajian pembangunan berkelanjutan, kebijakan publik, perencanaan wilayah, penguatan kapasitas lokal, dan isu-isu strategis pedesaan. Hingga kini, Prodi S2 PWD berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten, analitis, dan peka terhadap dinamika sosial-ekonomi masyarakat. Prodi ini memainkan peran penting dalam menghasilkan perencana, peneliti, akademisi, dan praktisi pembangunan daerah yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan wilayah dan pedesaan di tingkat regional maupun nasional.