4 Dosen
931 Mahasiswa Aktif
10330 Alumni
7 Tenaga Kependidikan
Program Magister Pembangunan Wilayah dan Pedesaan
Program Studi Magister Pembangunan Wilayah dan Pedesaan (PWD) Universitas Andalas berdiri pada tahun 1985 sebagai salah satu prodi multidisiplin pertama di Pascasarjana UNAND untuk menjawab kebutuhan analisis dan pemecahan persoalan pembangunan wilayah serta pedesaan, khususnya di Sumatera. Otonomi Pascasarjana UNAND pada tahun 1992 melalui SK Dirjen Dikti semakin memperkuat tata kelola dan pengembangan akademik prodi. Sejalan dengan perkembangan ilmu dan dinamika pembangunan, kurikulum PWD terus diperbarui dengan memasukkan perspektif pembangunan berkelanjutan, kebijakan publik, perencanaan wilayah, kapasitas lokal, serta isu-isu strategis pedesaan. Hingga kini, Prodi S2 PWD berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten, analitis, dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan daerah, serta berperan sebagai perencana, peneliti, dan praktisi yang memberi kontribusi nyata bagi pembangunan wilayah dan pedesaan di tingkat regional dan nasional.
- Sep 30, 2025
- 57
Penerimaan Mahasiswa Baru Pascasarjana Universitas Andalas Gelombang II Semester Genap Tahun 2025
Penerimaan Mahasiswa Baru Pascasarjana Universitas Andalas Gelombang II Semester Genap Tahun 2025 # Wajib Ujian pada Gelombang yang didaftarHARAP DI CEK TERLEBIH DAHULU PROGRAM STUDI YANG DIBUKA PADA...
Dr Widya Fitriana, S.P, M.Si
Koordinator Program Studi
Yulistriani, S.P., M.Si
Ketua GKM
Fitri Yenti, SE
Tenaga KependidikanAgenda
Tes TPA
Penerimaan Mahasiswa Baru Pascasarjana Universitas Andalas Gelombang II Semester Genap Tahun 2025
Jumat/05 Desember 2025
Wawancara
Penerimaan Mahasiswa Baru Pascasarjana Universitas Andalas Gelombang II Semester Genap Tahun 2025
09 -13 Desember 2025
Pengumuman Kelulusan
Penerimaan Mahasiswa Baru Pascasarjana Universitas Andalas Gelombang II Semester Genap Tahun 2025
16 Desember 2025
Daftar Ulang
Penerimaan Mahasiswa Baru Pascasarjana Universitas Andalas Gelombang II Semester Genap Tahun 2025
16 -28 Januari 2026
Pengumuman
